English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Labels

Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2011

Mengenal Command Line Di Linux

Pandangan pertama pengguna Linux baru mengenai command line mungkin adalah sesuatu yang menakutkan. Tapi ada peribahasa yang berkata tak kenal maka tak sayang. Apabila kamu sudah benar-benar menguasai command line ini maka kamu dapat dipastikan bakal kecanduan menggunakannya. Kalo kamu menanyakan pendapat saya pribadi, maka saya akan menjawab tidak tahu. Soalnya saya merasa saya bukan seorang master Linux, apalagi master dalam hal command line icon biggrin Ayo mengenal command line di Linux

Untuk bertemu teman baru kamu, coba buka menu Applications > Accessories > Terminal di Gnome atau K > System > Console di KDE. Pada waktu kamu membuka terminal ini, maka kamu akan melihat

username@computer-name:~$

Hal ini berarti kamu masuk ke command line dengan nama user pada komputer . Tanda :~$ menunjukkan bahwa posisi kamu berada sekarang ada di home directory. Dan kamu login bukan sebagai root user. Jika kamu masih tetap tidak memahami penjelasan barusan, jangan khawatir, hal ini akan dijelaskan pada artikel ini.

Percaya atau tidak langkah pertama untuk menggunakan command line dengan aman adalah mengetahui apa yang sedang kamu ketik. Jika kamu mengetikkan sebuah command dan kamu tidak mengetahui apa fungsi dari command tersebut, maka jangan jalankan command tersebut. Saya tidak mengatakan bahwa kamu harus mengetahui apa semua fungsi command yang sedang diketik, karena hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengetahui semua fungsi command. Terdapat beberapa cara untuk untuk mengetahui apa fungsi suatu command. Yang paling mudah adalah dengan mengetikkan

whatis

Fungsi ini akan mencari semua manual (atau man) untuk suatu command, dan menghasilkan output penjelasan singkat mengenai kegunaan suatu command yang dicari. Hal ini tidak selalu berguna, dan tidak selalu menjelaskan fungsi suatu command secara detail. Langkah yang lebih baik dalam mencari kegunaan suatu command adalah dengan mengetikkan :

man

Tidak seperti fungsi ‘whatis’ fungsi man akan memberikan full akses pada halaman full man(s), dan memungkinkan kamu untuk melihat fungsi suatu command, option atau argument yang tersedia untuk command tersebut, dan beberapa contoh dalam menggunakan command tersebut. Argument adalah segala sesuatu yang terdapat setelah command – sebagai contoh pada dua command sebelumnya, kamu menggunakan sebuah argument yaitu nama command. Untuk melakukan navigasi pada halaman man, gunakan tombol panah atas dan tombol panah bawah (atau page up, page down jika kamu tidak sabaran), tekan tombol q untuk keluar.

man man

Command diatas akan menjelaskan cara menggunakan man. Hal pertama yang akan membuat kamu terkejut adalah begitu banyak penjelasan mengenai fungsi command ini. Jika kamu memperhatikan secara detail, kamu akan melihat bahwa penjelasan mengenai fungsi ini sebenarnya adalah sederhana. Segala sesuatu yang terdapat pada tanda kurung [] bersifat optional dalam arti bisa disertakan atau tidak. Jadi jika kamu mengabaikannya, kamu akan melihat ‘man’, ‘man -l file’, ‘man -k regexp’ dan ‘man -f page’. Setiap fungsi ini menerima argument yang berbeda-beda yang ditampilkan dalam tanda kurung persegi. Penjelasan ini cukup berguna, tapi bukan berarti hal ini menjelaskan apa yang dilakukan oleh parameter-parameter yang terdapat pada fungsi tersebut. Hal ini akan dijelaskan pada halaman bawah fungsi tersebut. Jika kamu mengikuti penjelasan fungsi tersebut, kamu akan melihat typical layout dari halaman man. Kamu akan melihat begitu banyak penjelasan yang terdapat pada halaman tersebut, dimana kemungkinan kamu tidak perlu untuk membaca semua informasi tersebut. section ‘OPTIONS’ akan lebih berguna, karena section tersebut akan memberikan kamu daftar kegunaan dari setiap options. Sebagai contoh -L atau –locate= akan membuat kamu dapat melihat halaman man dalam options bahasa lain selain option bahasa default yang dipilih. Hal tersebut akan menjelaskan mayoritas section-section yang relevan atau yang berguna dari halaman man; bagaimanapun, terdapat banyak informasi disana daripada yang saya jelaskan disini.

Terdapat cara yang lebih advance untuk mendapat informasi mengenai suatu command, yaitu dengan menggunakan fungsi ‘info’. Bagaimanapun hal ini tidak selalu berguna pada tahap ini. Jika kamu ingin mendapatkan lebih lanjut informasi mengenai fungsi info, ketikkan “?” ketika melihat halaman info untuk mengetahui bagaimana cara melakukan navigasi pada halaman info. ‘man info’ mungkin juga dapat berguna.

Sekarang kamu mengetahui bagaimana cara mendapatkan keterangan atau informasi mengenai suatu command, dan jauh lebih baik untuk mengetahui beberapa command dan hal-hal lain yang harus kamu perhatikan. Hal yang pertama adalah command ‘sudo’. Command ini akan menjalankan command setelah command sudo dengan perbedaan command yang dijalankan memiliki hak akses sebagai root user. Apabila kamu tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan root user, root user memiliki hak akses tak terbatas pada sistem, dan karena itu segala sesuatu yang dijalankan sebagai root user memiliki kemungkinan bahaya. Hal ini bukan berarti sudo selalu melakukan segala sesuatu yang merugikan. Sudo juga dapat berguna pada suatu waktu karena hal ini meminimalkan kemungkinan melakukan pengetikkan command yang salah sebagai root. Hal ini disebabkan apabila kamu menjalankan command sebagai root user, kamu benar-benar memperhatikan apa yang kamu ketikkan. Jadi segala sesuatu yang kamu jalankan sebagai root user harus benar-benar diperhatikan, dan kamu benar-benar mengetahui apa fungsi command yang kamu ketikkan.

Hal berikutnya yang harus kamu perhatikkan adalah mengenai command line options. Command line options memanipulasi cara kerja suatu command. Sebagai contoh :

man -k PDF

daripada menampilkan man untuk suatu file PDF (seperti yang mungkin kamu tebak) , command ini akan melist semua output command ini dan menampilkan hasilnya dalam bentuk PDF. Lihat bagaimana tambahan -k dapat melakukan modifikasi output dari man command? modifikasi lainnya dapat mengijinkan user untuk mengirimkan output dari suatu program ke program lainnya, menambahkan isi dari suatu file, menjalankan aplikasi di background, dan masih banyak lagi. Hanya perhatikan ketika kamu melihat simbol yang tidak kamu ketahui, simbol itu mungkin mengubah cara kerja suatu command. Jadi kamu perlu melakukan beberapa riset sebelum menjalankan command tersebut.

Terdapat banyak kombinasi dari command dan modifier yang apabila dijalankan kemungkinan dapat melakukan kerusakan pada sistem. Contoh command yang dapat melakukan kerusakan pada sistem adalah ‘rm -rf’. Command ini apabila dijalankan akan menghapus file sistem yang penting. Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai command yang tidak seharusnya diketikkan, kamu dapat mengunjungi situs http://ubuntuforums.org/announcement.php?a=54. Saya tahu hal ini kedengarannya menakutkan,tapi lebih baik mengetahui apa yang seharusnya tidak dijalankan.
Continue Reading »

Software Wajib Di Ubuntu

1.Software Grafik

GIMP : Berhubung Ubuntu versi 10.4 tidak menyertakan GIMP secara default, maka kamu harus menginstallnya dengan menggunakan Ubuntu Software Center. Caranya mudah kok cukup ketikkan kata GIMP di text box dari Ubuntu Software Center dan pilih GIMP Image Editor.

Inkscape : Program untuk membuat gambar vector. Memiliki fungsi seperti Corel Draw. Untuk menginstall ketikkan Inkscape di Ubuntu Software Center dan pilih Inkscape.

Blender : Software yang memiliki fungsi yang sama seperti 3D Studio Max

2.Office

LyX : Program untuk membuat dokumen dan artikel ilmiah.Untuk menginstall cukup ketikkan Lyx di Ubuntu Software Center dan pilih LyX Document Processor

K3B : Software yang memiliki fungsi yang sama dengan Nero Burning Rom di Windows.

3.Sofware Internet


Filezilla : merupakan program FTP client. Untuk menginstall ketikkan Filezilla di Ubuntu Software Center dan pilih FileZilla.

Axel : merupakan download accelerator untuk Linux. Ada dua versi program Axel ini, yang pertama console version dan yang kedua versi GUI version. Bedanya kalau console version hanya bisa dijalankan di terminal, sedangkan GUI atau front end version memiliki user interface untuk menjalankan program Axel ini. Kalau saya lebih menyukai yang versi console dibandingkan dengan versi front end atau GUI. Untuk menginstall, ketikkan axel di Ubuntu Software Center. Pilih yang Light Download Accelerator – console version untuk menginstall axel versi console. Pilih axel untuk menginstall versi GUI atau front end dari axel.

Epiphany : merupakan program web browser yang lebih ringan dibandingkan dengan Firefox. Untuk menginstall ketikkan Epiphany di Ubuntu Software Center dan pilih Epiphany (Epiphany-Browser).

Desktop Webmail : merupakan program untuk mengakses email Yahoo dan Gmail. Untuk menginstall ketikkan desktop webmail di Ubuntu Software Center dan pilih Desktop Webmail.

Mozilla Thunderbird : merupakan program email client. Untuk menginstall ketikkan Thunderbird di Ubuntu Software Center dan pilih Mozilla Thunderbird Mail/News.

Adobe Flash Plugin : berguna untuk melihat konten-konten Flash di internet. Untuk instalasi ketikkan adobe di Ubuntu Software Center dan pilih Adobe Flash Plugin 10

4.Programming

Netbeans : merupakan program IDE untuk membuat program seperti Java, PHP, C/C++. Untuk menginstall ketikkan Netbeans di Ubuntu Software Center dan pilih Netbeans IDE 6.8

JDK : Java Development Kit. Software yang dibutuhkan untuk membuat program Java. Untuk cara menginstall akan saya bahas pada posting mendatang

XAMPP for Linux : merupakan program web server yang digunakan untuk membuat website yang berbasiskan PHP.

Eclipse : Multipurpose programming editor.

5.Video dan Audio

Dragon Player : untuk memainkan file video. Untuk menginstall cukup ketikkan dragon di Ubuntu Software Center dan pilih Dragon Player.

VLC Media Player : untuk memainkan file video. Untuk menginstall cukup ketikkan VLC di Ubuntu Software Center dan pilih VLC Media Player.

Amarok : untuk memainkan file music. Untuk menginstall cukup ketikkan amarok di Ubuntu Software Center dan pilih Amarok.

Gnome Media Player : untuk memainkan file video. Untuk menginstall cukup ketikkan Gnome Media Player di Ubuntu Software Center.

Cheese : digunakan untuk mengaktifkan webcam yang kita miliki.

SMPlayer : digunakan untuk memainkan file video yang kita miliki.
Continue Reading »

Minggu, 02 Oktober 2011

Lebih Dalam Tentang Linux

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.

Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.

Linux juga di identikan dengan Kernel.

Tegasnya, Linux tidak lain adalah kernel Linux. Namun, Linux adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Linux sebagai sebuah sistem operasi. Istilah distribusi Linux yang digunakan untuk merujuk pada berbagai sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel.

* Linux = Sebuah Kernel (tidak ada shell, browser, kompilator disertakan atau installer untuk menginstallnya pada sistem)

* Linux = Istilah yang digunakan untuk menggambarkan mirip UNIX berbasis bebas dan open source sistem operasi.

* Linux Distribution = kernel Linux + Shell + Browser + GUI + Media Player + Ton + Installer aplikasi lain sebagainya Singkatnya, berbagai macam sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel. Red Hat, Debian atau Gentoo semua distribusi Linux dibangun di atas kernel Linux.

Pengembangan :

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

Pemrograman di Linux :

Kebanyakan distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.

Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.

Penggunaan :

Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.

Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.

Distribusi Linux :

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Contoh-contoh distribusi Linux :

• Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu,GoBuntu

• SuSE

• Fedora

• Mandriva

• Slackware

• Debian

• PCLinuxOS

• Knoppix

• Xandros

Aplikasi Sistem Distribusi Linux :

Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.

Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.

Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.

Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.

Kelebihan Linux :

1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka.Sehingga dapat dikatakan,tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.

2. Linux mudah digunakan.Dulu,Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.

3. Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.

4. Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain.
Continue Reading »

Selasa, 27 September 2011

Gimp,Software pengolah gambar gratis

Gimp adalah software pengolah gambar,image,atau foto yang bersifat gratis,Gimp berjalan di system oprasi linux.

Dis situs resmi gimp terdapat banyak plugin maupun update terbaru software gimp. Karena software ini berlisensi GNU Public, maka bisa diwnload secara gratis di gimp linux.


Bagi yang ingin download silahkan klik disini

Selain untuk os linux di situs tersebut juga telah tersedia gimp untuk pengguna windows xp.
Continue Reading »

Download buku panduan linux ubuntu gratis (ebook versi pdf )

Sesuatu yang gratis mempunyai daya tarik tersendiri. Demikian juga buku panduan linux ubuntu ini bisa didownload secara gratis di situs resminya. Buku panduan linux ubuntu ini berisi panduan dasar tentang penggunaan sistem operasi linux, Sangat bermanfaat buat pengguna linux ubuntu untuk dijadikan bahan referensi atau panduan belajar linux ubuntu. Ukuran file buku panduan tersebut sekitar 2 MB.

Buat teman-teman yang tertarik silahkan download disini
Continue Reading »